Recent Events

Fri
13
May
Tue
24
May
Present HERMÈS RARE Collection | Masterpiece.auction

Present HERMÈS RARE Collection

This Spring we present our latest timed-auction of HERMÈS RARE Collection from 13 to 24 May 2022 7.30 pm (UTC+7) Preview available by appointment only in Jakarta 13 to 24 May 20... show more

Fri
29
Apr
Wed
18
May
Fine Art Online Auction | Masterpiece.auction

Fine Art Online Auction

This summer collection, we present our latest timed-auction of TREASURES : Fine Art Online Auction from 29 April to 18 May 2022 7.30 pm (UTC+7) Bidding Information show more

Biography Antonio Blanco - Pelukis Maestro Bergaya Romantic - Expressive

Apr 06, 2022

Antonio Maria Blanco merupakan seorang seniman berdarah Spanyol. Ia lahir di Manila, Ibukota Filipina 15 September 1911 yang kemudian dikenal dengan nama Antonio Blanco. Blanco bisa dianggap sebagai salah satu pelukis maestro yang namanya mendunia berkat karya-karyanya yang sangat kuat dengan gaya romantik-ekspresif.

Blanco berkonsentrasi pada bentuk manusia, terpesona oleh tubuh wanita lebih dari materi lainnya. Sehingga banyak karya Blanco yang bergambar wanita sebagai bentuk apresiasi terhadap kaum hawa yang ia tumpahkan di atas media lukisnya.

Blanco memulai pendidikannya di American Central School di Manila, lalu ia melanjutkan pendidikan ke Akademi Seni Nasional, New York di bawah Sidney Dickinson.

Sampai satu ketika ia merasa tertarik untuk mengeksplorasi pulau-pulau yang ada di Samudera Pasifik mengikuti jejak seniman ternama sebelumnya seperti Paul Gauguin, José Miguel Covarrubias dan lainnya. Petualangan itu membawanya ke Hawaii, Jepang, Kamboja, dan kemudian berakhir di Bali pada tahun 1952.

Blanco jatuh cinta dengan tanah Bali, karena menganggap Bali memberikan banyak elemen penting yang ia butuhkan untuk membangun hasrat seninya yang jenius. Mulai dari pemandangan yang indah, suasana lingkungan yang hangat seperti yang diimpikan, dan keberadaan seni dan cinta yang luar biasa.

Di Bali Antonio Blanco bertemu dengan Ni Rondji, seorang penari terkenal yang kerap menjadi objek lukis dari Blanco, yang kemudian terjalin asmara dan dipererat dalam jalinan pernikahan pada tahun 1953.

Sepanjang kariernya, Antonio menerima berbagai penghargaan, termasuk diantaranya Tiffany Fellowship (penghargaan khusus dari The Society of Honolulu Artists), Chevalier du Sahametrai dari Cambodia, Society of Painters of Fine Art Quality dari Presiden Soekarno dan Prize of the Art Critique di Spanyol. Antonio juga menerima penghargaan Cruz de Caballero dari Raja Spanyol Juan Carlos I yang memberikannya hal untuk menyandang gelar "Don" di depan namanya.

Antonio Blanco juga membangun sebuah museum yang telah lama ia cita-citakan bernama The Blanco Renaissance Museum di Bali. Dalam museum tersebut menyimpan lebih dari 300 karya Antonio dan secara kronologis memperlihatkan pencapaian estetik dari Antonio muda hingga yang paling mutakhir. Secara arsitektural, bangunan museum yang berkesan rococo itu juga menawarkan filosofi dan kearifan Bali.

Antonio Blanco meninggal dunia pada  tanggal 10 Desember 1999 di Denpasar, Bali. Banyak sejarah dan prestasi yang berhasil ia capai bersama dengan torehan kuasnya selama masa hidupnya.